![]() |
| Ahmad Al hadi (Pendiri NU di Bali) |
Lahir pada tahun 1899 dari pasangan Kyai Dahlan Falak dan Nyai Ummu
Kulsum Semarang dengan nama Ahmad. Semasa nyantri di Jamsaren, Kyai
Idris Jamsaren memberikan julukan "al-Hadi" kepadanya sehingga ia pun
dikenal dengan nama Ahmad al-Hadi. Disamping belajar kepada Kyai Idris,
Ahmad muda juga pernah menuntut ilmu kepada sejumlah ulama besar tanah
Jawa seperti Kyai Umar Sarang, Kyai Abdullah Termas, Kyai Khalil
Bangkalan, Tuan Syeikh Jembrana [Bali] dan Kyai Hasyim Asy`ari. Ahmad
al-Hadi juga pernah beberapa tahun menuntut ilmu di kota Mekkah sebelum
akhirnya pulang ke Indonesia setelah Hijaz mengalami kekacauan besar
akibat meletusnya revolusi Wahabi.
Mendirikan Pesantren dan Madrasah
